Selamat Datang di Berbagi Kisah Teladan Oleh Nur Utomo

Tuesday, September 20, 2011

PEMBICARAAN SAAT IBLIS BERTAMU KEPADA RASULULLAH SAW

PEMBICARAAN SAAT IBLIS BERTAMU KEPADA RASULULLAH SAW
(DARI MUADZ BIN JABAL DARI IBN ABBAS)
Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah:
"Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku."
Rasulullah bersabda: "Tahukah kalian siapa yang memanggil?"
Kami menjawab: "Allah dan rasulNya yang lebih tahu."
Beliau melanjutkan, "Itu Iblis, laknat Allah bersamanya."
Umar bin Khattab berkata: "Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah".
Nabi menahannya: "Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik."
Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.

Tujuh Langit, Tujuh Malaikat Penjaga, dan Tujuh Amal Sang Hamba

Allah menciptakan tujuh malaikat sebelum Dia menciptakan langit dan bumi. Di setiap langit ada satu malaikat yang menjaga pintu.

Dari Ibnu Mubarak dan Khalid bin Ma'dan, mereka berkata kepada Mu'adz bin Jabal, "Mohon ceritakan kepada kami sebuah hadits yang telah Rasulullah ajarkan kepadamu, yang telah dihafal olehmu dan selalu diingat-ingatnya karena sangat kerasnya hadits tersebut dan sangat halus serta dalamnya makna ungkapannya. Hadits manakah yang engkau anggap sebagai hadits terpenting?"

Mu'adz menjawab, "Baiklah, akan aku ceritakan..." Tiba-tiba Mu'adz menangis tersedu-sedu. Lama sekali tangisannya itu, hingga beberapa saat kemudian baru terdiam. Beliau kemudian berkata, "Emh, sungguh aku rindu sekali kepada Rasulullah. Ingin sekali aku bersua kembali dengan beliau...". Kemudian Mu'adz melanjutkan:

AYAT KURSI

Pada suatu waktu di bulan Ramadhan seorang sahabat di jaman Rosululloh yang bernama Abi Huroirah diberi tugas oleh Rosululloh untuk mengumpulkan zakat fitrah, setelah zakat terkumpul semua, tiba tiba ada orang mencuri sebagian zakat tersebut, tindakan Orang tersebut diketahui Abi Huroiroh dan dicegat, setelah ditanya oleh Abi Huroirah, orang tersebut menjawab, “ Saya ini orang miskin dan punya tanggung jawab memberi makan anak istri saya “. Karena kasihan Abi Huroirah melepaskannya. Kemudian hal ini diceritakan kepada Rosululloh, dan Rosululloh berkata, “ coba lihat orang itu pasti kembali lagi “ . Keesokan harinya ternyata benar orang tersebut kembali lagi dan mencuri sebagaian zakat lagi, ketika dicegat oleh oleh Abi Huroirah dan ditanya, jawaban orang tersebut sama seperti sebelumnya. Kejadian yang kedua kalinya ini, juga diceritakan oleh Abi Huroirah kepada Rosululloh lagi, dan Rosululloh juga mengatakan hal yang sama bahwa dia pasti kembali lagi.