Selamat Datang di Berbagi Kisah Teladan Oleh Nur Utomo

Sunday, August 2, 2009

ABU NAWAS DAN FITNAH

ABU NAWAS SUKA FITNAH

Abu Nawas adalah seorang yang terkenal cerdik pada jaman Raja Harun Al Rasyid . Kita sering mendengar cerita cerita kecerdikannya , seperti misalnya tentang menghitung bintang, tentang memindah masjid, tentang kue serabi dan banyak lagi . Kali ini ada kisah tentang dia yang merupakan sebuah kisah yang bukan sekedar humor tapi juga mengandung dakwa.
Suatu hari Abu Nawas berjalan menuju pasar tradisonal yang memang jaraknya tidak begitu jauh dari rumahnya. Tapi sebelumnya dia membuat bendera yang terbuat dari kain putih dan diberi tulisan ‘ Ana uhibu al fitnah ‘ yang kalau diartikan adalah ‘ Saya cinta fitnah ‘. Dengan membawa bendera itu menuju pasar, diapun berteriak – teriak dengan teriakan yang sama dengan tulisan pada bendera yang dibawanya, ‘ saya suka fitnah – saya suka fitnah ‘ .
Sesampai di pasarpun dia terus berteriak – teriak dengan kalimat itu bahkan di dalam pasarpun dia terus melangsungkan teriak – teriakannya itu. Sehingga semua pedagang melihatnya dengan penuh tanda tanya, “ Kenapa Abu Nawas ini ?, Gila apa bagaimana ? , masak fitnah disukai, padahal semua orang benci dengan fitnah ‘.
Tiap hari Abu Nawas melakukan hal yang demikian. Sehingga orang – orang di pasar merasa sangat terganggu.

Wednesday, July 15, 2009

SEORANG CINA DAN WTS DAPATKAN HIDAYAH


Suatu hari seorang Cina setengah baya yang belum mendapatkan jodoh, sebut saja namanya Lie Yong pergi ke tempat prostitusi yang lokasinya lumayan jauh dari rumahnya. Sudah bisa diterka dan diduga bahwa dia mau melampiaskan nafsu birahinya di tempat yang sering disebut orang sebagai salah satu tempat maksiat. Setelah tiba di sana dia langsung berkeliling di rumah - rumah dan kamar - kamar bordil itu untuk mencari wanita - wanita yang cocok dengan hatinya. Setelah dia berjalan hampir satu jam karena memang lokasinya yang luas, ditemukanlah wanita yang cocok dengan seleranya, sebut saja Ica. Ica memang masih muda, dan menurut Lie Yong sangat seksi, umurnya kurang lebih 10 tahun lebih muda daripada dirinya.
Setelah didatangi dan dihampiri, Ica langsung mengajaknya masuk ke kamar yang memang disediakan khusus untuknya bila sedang melayani sang tamu yang datang ingin melampiaskan nafsu padanya. Apa yang terjadi di kamar ? Mereka berdua ternyata tidak melakukan itu, tetapi di dalam kamar itu terjadilah dialog antara mereka. Dialog Lie Yong dan Ica di kamar itu berlangsung agak lama, memang ini disengaja oleh Ica agar sang tamu tidak segera ‘menyekapnya’ dalam buaian nafsu birahinya. Bagaimana akhir dialog itu ?

Monday, June 22, 2009

SANG AHLI SURGA


Sudah menjadi kebiasaan Nabi Muhammad SAW selalu melakukan sholat berjamaah di masjid dekat rumahnya bersama sama para sahabat. Dan juga sudah menjadi kebiasaan sebelum dan sesudah sholat beliau memberikan wejangan atau tausyiah kepada para jamaah di masjid tersebut.
Suatu ketika pada saat Nabi memberikan tausyiah sebelum sholat isa’ beliau mengatakan kepada para sahabat bahwa sebentar lagi akan ada orang yang masuk masjid dan orang tersebut adalah ahli surga. Setelah beberapa saat Nabi mengatakan hal tersebut, masuklah orang yang dimaksud ke dalam masjid. Ternyata pada orang tersebut tidak ada tanda - tanda istimewa sehingga para sahabat merasa keheranan. Nabi mengatakan hal ini selama tiga hari berturut – turut.